ESA juga menegaskan bahwa asteroid ini tidak termasuk dalam daftar objek berisiko tabrakan dengan planet kita.
Asteroid 2024 XN1 tidak akan terlihat bahkan oleh astronom amatir dengan teleskop biasa. Jess Lee juga membandingkan dampaknya dengan peristiwa Tunguska di Rusia pada 1908, ketika sebuah asteroid serupa meledak di atmosfer dan meratakan 80 juta pohon dengan kekuatan antara 3 hingga 30 megaton TNT.
Setelah melintas pada Malam Natal, asteroid raksasa ini tidak akan mendekati Bumi lagi hingga Januari 2032.
(red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News




