Pelaku Serangan di Pasar Natal Jerman Miliki Islamofobia

oleh -155 views
Warga Jerman berkumpul di luar Katedral Magdeburg mengikuti upacara peringatan bagi para korban serangan Pasar Natal pada hari Jumat, di Magdeburg. (AP/AP)

Porostimur.com, Magdeburg – Seorang warga Arab Saudi bernama Taleb al-Abdulmohsen menjadi tersangka utama dalam serangan mematikan di pasar Natal di Magdeburg, Jerman, pada Jumat (20/12/2024) malam. Serangan ini menewaskan lima orang dan melukai 205 lainnya, termasuk seorang anak berusia sembilan tahun. 

Kanselir Jerman, Olaf Scholz, mengecam insiden tersebut sebagai tragedi mengerikan dan gila.

SUV yang dikemudikan Abdulmohsen melaju kencang menabrak kerumunan di pasar Natal, meninggalkan jejak kehancuran di tengah kios-kios tradisional yang menjual kerajinan tangan dan makanan. Serangan di pasar Natal Jerman ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Natal dan delapan tahun setelah serangan serupa di Berlin.

Polisi masih menyelidiki motif di balik tindakan serangan di pasar Natal Jerman yang dilakukan Abdulmohsen. Laporan awal menyebutkan bahwa pria berusia 50 tahun ini memiliki pandangan anti-Islam (Islamofobia) dan kerap mengkritik kebijakan migrasi Jerman. 

Menteri Dalam Negeri Nancy Fraser menyebut bahwa pandangannya penuh dengan kebencian terhadap Islam. Di sisi lain, unggahan media sosial Abdulmohsen menunjukkan ia merasa frustrasi terhadap otoritas Jerman. 

Baca Juga  Terungkap Setelah Setahun, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penguburan Bayi di Ternate

“Apakah ada jalan menuju keadilan di Jerman tanpa meledakkan kedutaan atau membantai warga negara secara acak?” demikian salah satu unggahan pelaku serangan di pasar Natal Jerman.

No More Posts Available.

No more pages to load.