Natal di Rutan Polda Maluku: Kasih dan Harapan untuk Warga Binaan

oleh -0 Dilihat

Ketua Pokjaluh Agama Kristen Kota Ambon, Alfananti Yohanty, M.Th., menekankan bahwa kegiatan ini menjadi penghiburan bagi warga binaan yang tidak dapat merayakan Natal bersama keluarga.

“Semoga kegiatan ini memberi kekuatan dan sukacita bagi mereka yang sementara menjalani masa tahanan,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku, AKBP Robert Ferdinandus AMK, S.Th., menekankan pentingnya pembinaan rohani.

“Terima kasih kepada Dit Tahti yang terus membina warga binaan hingga hari ini, serta kepada para pelayan Tuhan yang mendampingi mereka secara spiritual. Harapan kami, pembinaan ini dapat terus ditingkatkan agar ketika kembali ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Bingkisan dan Alkitab sebagai Dukungan Spiritual

Baca Juga  KPK Bongkar ‘Struktur Bayangan’ di Kementerian ATR/BPN, 4 Orang Kepercayaan Nusron Jadi Tersangka

Sebagai bagian dari perayaan, Dit Tahti Polda Maluku menyerahkan 25 Alkitab kepada warga binaan. Seluruh warga binaan juga menerima bingkisan Natal sebagai wujud kepedulian dan perhatian di momen ini.

Perayaan Natal di rutan ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga pengingat akan pentingnya dukungan moral dan spiritual bagi warga binaan. Dengan kegiatan ini, harapannya, para warga binaan dapat menatap masa depan dengan lebih baik, siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih matang dan berintegritas. (Piere Pattipawaey)

No More Posts Available.

No more pages to load.