
Dijelaskan Steger, masyarakat Jepang lebih toleran bila melihat orang tidur di tempat umum yang disebut dengan inemuri. Bukan sekadar tidur ayam, tetapi mereka memang tidur, layaknya kita tidur di tempat tidur.
”Ini kenyataan yang bertolak belakang. Image positif dari pekerja yang tidak tidur malam dan tidur sejenak menjelang pagi, sepertinya”diizinkan” untuk ber-inemuri,” katanya.
Jadi, orang-orang Jepang bisa tidur dimana saja, di dalam transportasi publik, saat rapat, di dalam kelas, dan saat sedang mengajar. (red)




