Pansus Covid-19 Minta Polres dan Kejari Panggil Mantan PPK Dinkes Sula, Andika Pratama

oleh -25 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Aparat penegak hukum, Polres Kepulauan Sula dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanana, diminta untuk memanggil mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepsul, atas nama Andika Pratama Karya, S.Fram.

Kepada para jurnalis di Sanana, Selasa (24/8/2021), Ketua Pansus Covid-19, DPRD Kepsul, Ramli Sade, mengatakan, Andika perlu dipanggil untuk dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran Covid-19 di Dinkes Kepulauan Sula, Tahun Anggaran 2020 lalu yang mencapai miliaran rupiah.

Diketahui yang bersangkutan saat ini bukan lagi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda Kepulauan Sula.

Ramli Sade, mengungkapkan bahwa belanja pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Dinas Kesehatan yang suda terdistribusikan ke 13 Puskesmas dengan nilai sebesar, 2.696 168 400 00, namun, sebagian berita acara tidak di tandatangani oleh pihak-pihak yakni mantan Plt Kadinkes Safrudin Sapsuha dan Kepala Puskesmas yang terlibat dalam penyerahan APD tersebut. sementara realisasi anggaran sudah 100%.

“Belanja APD khusus untuk Dinas Kesehatan dengan nilai 700. 209. 200, yang direalisasi sudah 100%. setelah pansus melakukan monitoring di lapangan, menemukan kondisi yang tidak sesuai fakta,” katanya.

Baca Juga  Mayat perempuan membusuk ditemukan di Halong Baru

Ramli bilang, belanja pengadaan masker pada Dinas Kesehatan dengan nilai 375.000.000, yang realisaainya 100% pansus merekomendaaikan untuk di tinjau kembali.

Selain itu, Pansus juga menemukan perlengkapan ruang isolasi rawat inap pada Dinas Kesehatan seperti Springbad 94 buah, Dispenser 52 buah, Kipas Angin 92 buah, Mesin Cuci 2 buah dan Parabola K Vision 2 buah plus biaya pemasangan, Reciever Parabola 8 buah, dan TV Led 22 inci 30 buah.

“Pansus meminta kepada Bupati Kepsul untuk memerintahkan kepada oknum-oknum yang sudah mengambil sebagian barang-barang tersebut agar dapat di kembalikan,” tutup Ramli. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.