Aksi pelayanan restoran ini banyak dikecam warganet. Mereka menyayangkan penggunaan kata “tobrut” dalam bill yang dinilai sangat melecehkan.
“Dari sekian banyak kata yang bisa dipake untuk menandakan ciri, kenapa mesti tobrut? Disgusting,” tulis pengguna platform X.
Pihak Iron Fist juga berjanji akan memperkuat program pelatihan untuk staf mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta untuk menjaga lingkungan yang lebih aman dan hormat bagi pengunjung. (red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









