Pembersihan Puing Bekas Serangan Israel di Gaza Butuh Waktu 15 Tahun dan Biaya Rp8 Triliun

oleh -169 views
Warga Palestina melihat rumahnya yang hancur setelah serangan udara Israel pada Kamis (4/7/2024).

Porostimur.com, Istanbul – Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan jika pembersihan Jalur Gaza dari puing-puing yang disebabkan oleh serangan mematikan Israel bakal memakan waktu hingga 15 tahun.

“Diperlukan waktu hingga 15 tahun untuk membersihkan sekitar 40 juta ton puing-puing perang di Gaza,” kata UNRWA, mengutip penilaian yang dilakukan Program Lingkungan PBB (UNEP), Selasa (16/7/2024).

Dari sisi biaya, lembaga ini menyebutkan jika pemindahan puing-puing perang di Gaza akan membutuhkan lebih dari 100 truk dan menelan biaya lebih dari US$ 500 juta (sekitar Rp8,1 triliun).

“Puing-puing tersebut menimbulkan ancaman mematikan bagi orang-orang di Jalur Gaza karena reruntuhan itu dapat berisi persenjataan yang belum meledak dan zat-zat berbahaya,” tambah badan PBB tersebut.

Sebelumnya, Radio Angkatan Darat Israel, mengutip pejabat militer, mengatakan bahwa sekitar 50.000 bom telah dijatuhkan di Gaza oleh pesawat tempur Israel sejak 7 Oktober 2023. Sementara itu, ada sekira 2.000-3.000 bom tidak meledak.

Baca Juga  Peringati Harganas 2026, Pemkot Ambon Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Keluarga

Lebih dari sembilan bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur di tengah blokade yang melumpuhkan terhadap akses makanan, air bersih dan obat-obatan.

Karena mengabaikan resolusi PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutalnya yang mematikan di Gaza sejak 7 Oktober. Hampir 38.700 warga Palestina, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, sejak saat itu telah tewas, dan lebih dari 89 ribu orang luka-luka, menurut otoritas kesehatan setempat.

No More Posts Available.

No more pages to load.