Porostimur.com | Ambon: Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon, menargetkan pembongkaran pasar tradisional Mardika, Ambon, kurang lebih tujuh hari sudah bersih sekaligus pengangkutan meterial.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perdadangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Ambon, John Sarlamanat, kepada wartawan di lokasi pembongkaran pasar mardika itu, Kamis (24/6/2021).
Kata Jhon, pembongkaran hari ini dimulai dengan pembersihan lapak-lapak yang di depan maupun yang ada di badan jalan, sehinga tidak mengangu alat berat saat masuk. “Nanti kalau sudah selesai di depan ini, baru akan dilanjutkan lagi didalam pelataran gedung putih,” ungkapnya.
Jhon bilang, setelah dari situ alatnya masuk dan akan mengarah pada gedung putih untuk proses pembongkarang sehinga ditargetkan dalam tujuh hari semua sudah bersih.
Para pedagan yang ada kata Jhon, akan dibagi pada tiga lokasi yang sudah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menempati sementara, di antaranya Pasar Apung, Pasar Oleh-oleh dan Pasar Passo. “Jadi untuk pedagang yang di dalam gedung putih itu sebanyak 270 orang yang nanti diakomodir ke Pasar Apung dengan jenis jualan pakaian, gorden, dan sejenisnya.
Dijelaskan Jhon, dengan kapasitas pedagang yang ada kita tetap akan berupaya mencari solusi yang terbaik. “Sehinga aktivitas mereka untuk berusaha itu tetap lancar, namun yang penting adalah kita harus merebut sebuah kesempatan baik ini untuk masyarakat Kota Ambon khususnya para pedagang yang diberikan oleh Pemerintah pusat untuk pembangunan pasar mardika yang baru,” harapanya.









