“Jadi pengembangan pariwisata salah satunya wisata hutan manggrove ini sedang dibuat perencanaannya oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Bappeda Litbang, baik untuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) maupun Detail Enginering Design (DED), ” bebernya.
Wattimena menambahkan, hutan manggrove yang akan dijadikan sebagai lokasi wisata yakni yang berlokasi di sepanjang pesisir wiyalah Kelurahan Lateri, Negeri, Passo hingga Desa Negeri Lama di Kecamatan Baguala Kota Ambon. (Nur Fauziah)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









