Pemuda tangung tewas ditikam di Terminal Mardika

oleh -262 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Merasa tersinggung saudari perempuannya dimaki pria lain, dua orang bersaudara berinisiatif mencari orang yang sudah melakukan hal tersebut.

Sayangnya, bukannya menerima permintaan maaf dari pria tersebut, namun salah satu dari keduanya malah menerima tikaman benda tajam dan terpaksa mengehembuskan nafas terakhirnya.

Insiden ini berawal ketika salah satu saudara perempuan dari korban bernama Junet, menerima kata-kata kotor yang dikeluarkan oleh Andi pada Rabu (23/5), sekira pukul 21.00 Wit.

Tak terima saudari perempuannya dimaki, Justin Simaela (22) bersama-sama dengan Elvianus Siahaya (21), kemudian berinisiatif mencari Andi ke Pos Jaga Terminal Mardika, Jumat (1/6), sekitar pukul 23.00 Wit.

Baru pada Sabtu (2/6), sekitar pukul 01.00 Wit, Andi datang ke pos jaga Terminal Mardika.

Baca Juga  Bulan ini Pegawai Pemkot Ambon Jalani Tes Usap

Hanya beberapa saat berselang, ia bersama dengan salah seorang rekannya pergi ke lokasi Eks Pasar Gotong Royong.

Merasa tidak dihiraukan oleh Andi, baik Justin maupun Elvianus kemudian menuju ke arah Jembatan Mardika.

Saat Andi bersama rekannya kembali menuju TKP untuk persiapan makan sahur, keduanya berpapasan dengan Justin dan Elvinus.

Baik korban dan saksi, akhirnya berkesempatan berbicara dengan Andi secara baik-baik.

Sayangnya, perbincangan antara keduanya tidak berjalan mulus dan berakhir dengan adu mulut.

Elvianus kemudian mendatangi keduanya dan mencekik serta membanting Andi ke tanah kemudian memukuli wajahnya sebanyak 1 kali.

Begitu bangun, Andi kemudian memukuli Justin dan kemudian langsung melarikan diri.

Merasa tak puas dipukuli Andi, Justin kemudian menahan rekan Andi yang tak diketahui siapa namanya.

Baca Juga  MK Putuskan Masa Jabatan Kepala Desa Maksimal Tiga Periode

Sayangnya, rekan Andi inilah yang kemudian menikam Justin sebanyak 1 kali tepat pada dada sebelah kiri.

Meski ditikam, Justin sempat berlari untuk menyelamatkan diri namun tepat di depan Pangkalan Ojek Mekar  ia pun jatuh dan tak sadarkan diri.

Menerima adanya insiden dimaksud, petugas pengamanan pada Pos Gedung Putih kemudian menuju ke TKP seraya mengamankan korban.

Ternyata, saat ditemui petugas di lokasi kejadian, Justin sudah meninggal dunia.

Sekitar pukul 03.30 Wit tubuh korban dibawa ke kamar Jenazah RS Bhayangkara Tantui dengan menggunakan mobil Patroli Polsek Sirimau.

Sementara infiormasi yang berhasil dihimpun dari tubuh kepolisian menyebutkan bahwa salah satu saksi, Miton Sarmin (16), mengaku hendak menuju Pasar Mardika untuk beristirahat.

Baca Juga  Zefanya Ceyco Georgia: Karateka Cantik Indonesia Peraih Medali Perak di Uzbekistan

Saat tiba di TKP, ia melihat korban dan saksi sementara berkelahi dengn Andi dan rekannya.

Melihat ada salah satu yang mencabut pisau, dirinya pun melarikan diri karena takut dan tak melihat peristiwa selanjutnya.

Sementara Elvinus mengaku insiden ini berawal dari saudari ipar Justin yang bernama Junet yang dimaki Ani, pekan kemarin.

Dimana, maksud kedatangan keduanya mencari Andi adalah memintanya agar segera meminta maaf dengan cara baik-baik.

Hingga saat ini, aparat kepolisian dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian masih intens melakukan pengejaran terhadap pelaku penikaman kepada Justin. (keket)