Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp21,82 miliar. Kontribusi PAD terhadap total pendapatan masih relatif kecil, menunjukkan perlunya upaya serius pemerintah daerah dalam menggali potensi pendapatan lokal secara berkelanjutan.
Adapun Pendapatan Lainnya tercatat sebesar Rp18,07 miliar, yang berasal dari berbagai sumber sah di luar PAD dan dana transfer.
Tantangan Fiskal Daerah
Penurunan anggaran pendapatan serta rendahnya realisasi PAD menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkab Kepulauan Tanimbar. Ke depan, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat strategi peningkatan pendapatan, khususnya melalui optimalisasi PAD, guna mengurangi ketergantungan pada dana transfer serta menjaga keberlanjutan fiskal daerah. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











