Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar datang ke Tanimbar dengan salah satu tugas utamanya adalah reformasi birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar pasca selesainya periodesasi Bupati dan Wakil Bupati 2017 – 2022 yang penuh dengan masalah korupsi.
“Saya mengingatkan kepada Bapak Daniel Indey bahwa sudah masuk bulan ke 10 (Sepuluh) masa tugas sebagai Penjabat Bupati dan salah satu tugas Bapak adalah melakukan reformasi birokrasi dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar pasca selesainya periodesasi Bupati dan Wakil Bupati 2017 – 2022 yang penuh dengan banyak masalah. Korupsi salah satu penyebabnya,” ujar Aresyaman.
“Apalagi Sudah sekian banyak ASN terjebak dalam masalah tersebut, publik sering melakukan presure grup, melalui diskusi whatsapp grup terhadap banyak hal yang belum nampak selama bertugas sebagai Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar, presure grup lebih banyak mengacu terhadap birokrasi yang belum sehat,” imbuhnya
Aresyaman menambahkan, tujuh program unggulan yang sedang trend soal APBD 2023 yang belum jelas, masalahnya APBD merupakan tali perut daerah ini pun masih misterius nasibnya, namun pemda terkesan adem – adem saja dengan kondisi ini.
“Sudah saatnya penjabat bupati melakukan langkah-langkah strategis untuk birokrasi agar birokrasi itu sehat,” tutupnya. (Frets Besitimur)










