Perang Lawan Iran, AS Disebut Bakar Uang hingga Rp 1 Kuadraliun

oleh -203 views
Rudal AGM-158 dipasang di salah satu pesawat tempur Angkatan Udara AS. (USAF/Dokumentasi)

Porostimur.com, Washington – Amerika Serikat dilaporkan telah menghabiskan sekitar US$61 miliar atau lebih dari Rp1.000 triliun untuk membiayai operasi militer dalam konflik melawan Iran sepanjang 2026.

Angka tersebut merujuk pada data pemantau real-time Iran War Cost Tracker yang menghitung pengeluaran perang berdasarkan berbagai komponen, mulai dari biaya personel militer, pengerahan armada laut, hingga operasional tempur di kawasan konflik.

Biaya Membengkak Sejak Hari Pertama

Mengacu pada laporan Pentagon kepada Kongres AS, dalam enam hari pertama operasi militer saja, Washington telah menggelontorkan dana sebesar US$11,3 miliar atau sekitar Rp194 triliun.

Selain itu, biaya perang diperkirakan terus bertambah hingga sekitar US$1 miliar atau setara Rp17 triliun per hari, seiring intensitas operasi militer yang berlangsung.

Konflik ini bermula pada 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah wilayah strategis Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa dari kalangan sipil.

Baca Juga  Tiga Pendaki Cedera dan Hipotermia di Gunung Klabat Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Gencatan Senjata dan Negosiasi Buntu

Ketegangan sempat mereda setelah Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April 2026. Namun, upaya negosiasi lanjutan yang digelar di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan konkret.

No More Posts Available.

No more pages to load.