“Sistem ini tidak hanya terbatas pada level rektorat, tetapi mencakup seluruh fakultas dan program studi, biro administrasi, hingga lembaga kemahasiswaan,” ungkapnya.
Menurutnya, penerapan E-Office menjadi tonggak penting dalam membangun sistem administrasi modern yang terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Mendorong Birokrasi Efisien dan Paperless
Kehadiran E-Office juga diharapkan mampu memangkas birokrasi yang selama ini dinilai kaku dan memakan waktu. Sistem digital ini memungkinkan proses surat-menyurat, koordinasi, hingga pelayanan administrasi berjalan lebih cepat dan transparan.
“Dengan E-Office, kita mewujudkan ekosistem paperless yang lebih ramah lingkungan dan responsif. Mahasiswa maupun dosen kini bisa merasakan layanan administrasi yang lebih cepat tanpa terhambat kendala fisik dokumen,” jelas Rektor.
Ia menambahkan, integrasi sistem digital ini akan memperkuat koordinasi antar unit kerja di lingkungan kampus sehingga lebih efisien, terukur, dan terpusat dalam satu sistem.
Di akhir sambutannya, Syawal berharap inovasi ini menjadi langkah awal bagi Unidar Ambon untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan pendidikan berbasis teknologi yang modern dan berkualitas.
“Melalui peluncuran ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan terbaik berbasis teknologi informasi bagi masyarakat Maluku dan Indonesia,” pungkasnya.






