Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Maluku Utara menyampaikan apresiasi pada perusahaan-perusahaan yang sukses meraih penghargaan.
“Kami sebagai organisasi profesi pertambangan menyampaikan apresiasi pada perusahaan yang sukses meraih penghargaan GMP tahun ini. Penghargaan ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tambang mineral di Maluku Utara sudah mulai menerapkan GMP,” terang Muhamad Qadafi.
Ia pun berharap prestasi ini akan diikuti juga oleh perusahaan-perusahaan tambang mineral lain yang beroperasi di wilayah ini.
“Di satu sisi kami berharap ini menjadi pemacu semangat bagi perusahaan-perusahaan peraih penghargaan untuk terus meningkatkan penerapan GMP dalam kegiatan operasi. Di sisi lain diharapkan capaian ini bisa ditularkan ke perusahaan-perusahaan tambang mineral lain sehingga pertambangan di Maluku Utara semakin baik dari sisi tata kelolah baik aspek lingkungan, keselamatan dan juga sosial,” tandasnya.
Sementara Ketua Dewan Pembina PERHAPI Maluku Utara Muhamad Lail Wahid,ST menegaskan penerapan GMP tidak sekedar kewajiban tetapi sudah menjadi kebutuhan.
“Dunia sekarang akan sangat memperhatikan produk-produk tambang yang berasal dari kegiatan operasi yang memperhatikan kaidah pertambangan yang baik dan benar. Orang akan lebih menghargai produk nikel dan emas kita kalau tata kelola penambangannya baik. Jadi buat perusahaan tambang mineraldi Maluku Utara, GMP bukan lagi kewajiban tetapi sudah menjadi kebutuhan yang harus penuhi,”pungkas Muhamad Lail











