Helikopter itu terkena. Namun, dalam sebuah keajaiban taktis, helikopter itu tetap bisa terbang kembali ke pangkalan di Irak. Awaknya selamat, meski beberapa dilaporkan terluka.
Pertempuran darat pertama telah terjadi. Dan meskipun tidak ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak mengenai korban di pihak Amerika, yang jelas: Iran berhasil memukul mundur pasukan penyelamat AS sebelum mereka bisa mencapai pilot yang jatuh.
๐๐๐๐๐ค ๐๐ฆ๐ฉ๐๐ญ: ๐๐ฎ๐ ๐๐๐ฌ๐๐ฐ๐๐ญ, ๐๐๐ญ๐ฎ ๐๐ข๐ฌ๐ข ๐ฒ๐๐ง๐ ๐๐๐ ๐๐ฅ
Namun cerita Jumat, 3 April, tidak berakhir dengan satu pesawat. Dalam waktu yang sama, di ujung selatan Iranโtepatnya di atas Selat Hormuz, dekat ujung selatan Pulau Qeshmโsebuah pesawat A-10 Warthog juga ditembak jatuh.
Pesawat ini berbeda. A-10 adalah pesawat serang darat yang lambat dan berat, dirancang untuk mendukung pasukan di darat dengan tembakan meriam 30 mm yang menghancurkan tank. Ia tidak seganas F-15 di ketinggian, tetapi ia adalah mimpi buruk bagi pasukan darat musuh.
Iran mengklaim rudal mereka menembak jatuh A-10 itu. Amerika mengakui pesawat itu jatuhโmeski beberapa sumber mengatakan pesawat itu sempat mencapai wilayah udara Kuwait sebelum pilotnya menyelamatkan diri.
Dalam satu hari, Amerika kehilangan dua pesawat tempur. Total kerugian F-15 AS dalam perang ini kini menjadi empatโtiga sebelumnya jatuh karena “tembakan ramah” dari Kuwait pada awal Maret.








