Pertina Tolak Keterlibatan Organisasi “Abal-Abal” di POPNAS, Sebut Kepentingan Pribadi Pertaruhkan Nyawa Atlet

oleh -27 Dilihat

Mayoritas provinsi juga menyatakan sikap tegas: menolak segala bentuk intervensi politik dan ambisi pribadi yang berpotensi merusak tatanan pembinaan olahraga nasional.

Nyawa Atlet Jadi Taruhan, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Pertina menilai situasi ini sudah melewati batas kewajaran. Ketika ego sektoral dan kepentingan pribadi menguasai panggung olahraga, nyawa dan masa depan atlet menjadi korban utama.

Kini, pertanyaan besar menggantung di udara: Sampai kapan nasib atlet tinju harus menjadi korban dari ego kekuasaan dan conflict of interest pejabat olahraga?

Pertina dan para pengurus provinsi mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta lembaga terkait untuk segera turun tangan. Bukan hanya untuk menyelamatkan ajang POPNAS, tetapi juga untuk menegakkan integritas dan keadilan dalam dunia olahraga Indonesia. (Leonard Manuputty)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Baca Juga  Bahlil Disebut Masuk Daftar Target Penyadapan, Golkar Minta Motif Politik Diungkap

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.