Picu Kerumunan di Grogol saat PPKM, Jokowi Sengaja Sabotase Jakarta?

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com | Jakarta: Mantan anggota TGUPP DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya menilai aksi pembagian sembako Presiden Joko Widodo yang menimbulkan kerumunan massa di kawasan Grogol, Jakarta Barat patut diduga sebagai bentuk sabotase agar kasus Covid-19 di Jakarta kembali naik.

“Ketika kasus di Jakarta sudah mulai turun. @jokowi sengaja bikin kerumunan di Jakarta. Ini apa bukan sabotase namanya? @DKIJakarta harus menindak orang tidak tahu malu itu!,” kata mantan anggota TGUPP DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya dalam akun Twitter pribadinya.

Kata dia, entu tindakan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu ada langkah tegas kepada presiden yang terbukti telah menimbulkan kerumunan di tengah upaya pemerintah melakukan pembatasan kegiatan masyarakat melalui PPKM Level 4.

Baca Juga  Golkar Gelar Rakornis dan Bimtek di Bali, Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

“Kalau elite dan rakyat masih membiarkan Jokowi berkelakuan bikin kerumunan menyabotase keadaan yang justru sedang membaik di Jakarta ini, maka akan jadi dosa kolektif. Praktis, ini akan jadi contoh buruk bagi masyarakat,” sambungnya.

“Kalau mau teori jahat: Jokowi ini sengaja mengajak rakyat Jakarta tidak patuh prokes Pemprov DKI supaya naik lagi kasus. Kalau teori psikologi sederhana: atau dia sakit narsis atau IQ rendah,” tandasnya.