Pimpinan Hamas Undang Elon Musk ke Gaza untuk Lihat Kerusakan Akibat Pemboman Israel

oleh -13 Dilihat

Tidak hanya itu postingan Musk juga membuat Pemerintah AS melayangkan peringatan lantaran tindakan yang disebarkan Elon Musk dapat memunculkan rasa kebencian terhadap orang Yahudi seperti yang terjadi pada tahun 1933 sampai 1945.

Di mana saat itu Adolf Hitler menyebarluaskan paham intoleransi hingga memicu aksi genosida massal terhadap 6 juta orang Yahudi di Eropa.

Batal Aktifkan Jaringan Starlink di Gaza

Mengutip artikel Tribunnews.com, Elon Musk pemilik perusahaan sistem komunikasi terbesar di dunia SpaceX membatalkan rencana untuk membuka akses jaringan internet satelit Starlink di wilayah Gaza.

Pengumuman itu diungkap Musk usai bos Spacex ini melakukan diskusi dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Kantor kepresidenan yang berlokasi di Yerusalem, dan tour ke wilayah yang menjadi bekas serangan militan Hamas bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Senin (27/11/2023).

Baca Juga  Saadiah Uluputty: Maluku Kehilangan Potensi Ekonomi Miliaran Rupiah Akibat Lemahnya Hilirisasi Perikanan

Musk menjelaskan alasan batalnya pembangunan layanan internet Starlink untuk warga Gaza.

Hal itu lantaran pemerintah Israel tak memberikan persetujuan terkait rencana tersebut.

Dikarenakan kehadiran internet di kawasan tersebut dikhawatirkan dapat membantu militan Hamas meningkatkan eskalasi perang.

“Tak ada pilihan saya juga ingin membantu, namun menurut perjanjian yang telah tertera unit satelit Starlink hanya dioperasikan di Israel dengan persetujuan Kementerian Komunikasi Israel, termasuk Jalur Gaza,” ujar Musk di platform sosial media X, dikutip dari Daily Sabah.

No More Posts Available.

No more pages to load.