Pj. Walikota Ambon Apresiasi Peningkatan Indeks Smart City 2024

oleh -242 views

Menurut dia, penilaian oleh asesor berkaitan dengan ruang lingkup evaluasi implementasi Smart City yang terdiri dari gambaran Kondisi awal program Smart City(baseline), keluaran yang dicapai (output), hasil yang diperoleh (outcome), dampak yang dirasakan oleh masyarakat (impact), serta kelangsungan program percepatan Inovasi (quick win).

Metode ini diperkuat dengan pengisian form penilaian mandiri (self-assessment) dan dikonfirmasi kevalidan data dan informasinya menggunakan metode wawancara, dan dilakukan praktisi dan akademisi yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang pengembangan Smart City.

“Tentunya hasil yang didapat setelah melalui proses penilaian ketat dan dilakukan oleh orang orang yang memiliki kemampuan,“ ujarnya.

Dominggus Kaya bilang, penilaian smart city tahun 2024 dinilai oleh para pakar yang memiliki kemampuan. Mereka adalah Harya Damar Widiputra (Perbanas); Sri Yulianto (UKSW); Sri Redjeki (UTDI); Herry Abdul Aziz dan Hari S. Noegroho ( Ikatan Auditor Sistem Informasi).

“Evaluasi dilakukan terhadap enam dimensi Smart City, antara lain: Smart Governance, dengan tiga sub dimensi yaitu, Layanan Publik, Kebijakan Publik dan Tata Kelola Birokrasi dengan sebanyak tujuh program. Smart Branding dengan tiga sub dimensi yaitu, Tourism Branding, Business Branding, dan City Appearance Branding di dalamnya terdapat tiga program. Sementara penilaian pada dimensi Smart Economy memiliki tiga sub dimensi yaitu Industry, Welfare dan Transaction dengan lima program. Smart Living dengan tiga sub dimensi yaitu Harmony, Health dan Mobility. Pada dimensi ini memiliki 10 program,” papar Dominggus Kaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.