Polda Maluku Didesak Telusuri Rantai Penjualan Material Galian C Wai Riuwapa

oleh -21 Dilihat
Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Maluku mendesak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku tidak berhenti pada pemeriksaan aktivitas Galian C di Wai Riuwapa, tetapi menelusuri seluruh rantai distribusi material hingga ke proyek Jembatan Wai Parang. Foto: Ilustrasi/Gemini

Porostimur.com, Piru – Dari aliran Sungai Wai Riuwapa di Desa Kairatu hingga lokasi pembangunan Jembatan Wai Parang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), jejak material konstruksi kini menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Sekitar 700 ret material disebut-sebut diambil dari kawasan Wai Riuwapa dan kemudian digunakan untuk kebutuhan pembangunan Jembatan Wai Parang yang dikerjakan PT Patrik Pratama.

Informasi tersebut memunculkan pertanyaan yang lebih besar dari sekadar aktivitas pengambilan material di sungai: dari mana sebenarnya material itu berasal, siapa yang mengambil, siapa yang mengangkut, siapa yang memasok, siapa yang membeli, dan apakah seluruh proses tersebut memiliki dasar legal yang dapat dipertanggungjawabkan?

Pertanyaan itu kini didorong ke ranah penegakan hukum.

Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Maluku mendesak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku tidak berhenti pada pemeriksaan aktivitas Galian C di Wai Riuwapa, tetapi menelusuri seluruh rantai distribusi material hingga ke proyek Jembatan Wai Parang.

Baca Juga  Netanyahu Kian Agresif di Tepi Barat, Israel Siapkan Permukiman untuk “Aliyah Besar-Besaran” Yahudi

Jamal Hitimala mengatakan, apabila informasi mengenai 700 ret tersebut benar, maka penelusuran harus dilakukan dari hulu hingga hilir.

“Kalau benar 700 ret material dari Galian C yang diduga ilegal di Wai Riuwapa masuk ke proyek Jembatan Wai Parang, maka jangan hanya penggalinya yang diperiksa. Telusuri siapa pemilik material, siapa yang mengangkut, siapa yang membeli, siapa yang menerima, dan bagaimana material itu bisa masuk ke proyek pemerintah,” tegas Jamal.

No More Posts Available.

No more pages to load.