Politikus Nasdem: Harga PCR Terlalu Mahal, Kasihan Masyarakat

oleh -68 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Nasdem, Ratu Ngadu Wulla, mendesak pemerintah segera menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR). Ini demi meringankan beban masyarakat yang ingin melakukan tes mandiri.

“Mungkin sebaiknya diturunkanlah harganya, kasihan masyarakat,” kata Ratu Ngadu Wulla, kepada wartawan, Jumat (13/8/2021).

Apalagi, lanjut dia, saat ini tes PCR menjadi salah satu persyaratan utama mobilitas masyarakat. Selama ini, biaya tes PCR memberatkan masyarakat kelompok menengah ke bawah untuk melakukan perjalanan.

Dan informasi terbaru bahwa harga alat tes antigen dan PCR di India yang sangat murah dibandingkan di Indonesia, seharusnya membuat mata Pemerintah terbuka. Di sana, biaya tes PCR setara Rp 150.000. Di Indonesia, harganya Rp 500.000 – 900.000, versi pemerintah. Di lapangan, ada yang memasang tarif hingga Rp 2 juta.

“Dalam kondisi normal saja, harga 500.000 itu sudah mahal. Apalagi dalam kondisi pandemi yang semua serba terbatas, semua serba kekurangan,” kata dia.

Baca Juga  Kanwil Kemenag Malut Gelar Refleksi Kinerja Tahun 2019

Dia memberi ilustrasi bagaimana pentingnya tes covid yang disyaratkan pemerintah untuk mobilitas. Banyak pengusaha kecil yang harus menambah biaya untuk tes jika ingin operasional usahanya tetap berjalan.

“Perlu ada kepekaan dari pemerintah,” imbuhnya.

Dirinya sendiri mengaku tak paham mengapa harga tes PCR di Indonesia bisa jauh lebih mahal. Dia menduga hal itu dikarenakan alat yang digunakan merupakan barang impor. “Mungkin karena barang impor kali ya,” kata Ratu Ngadu.

(red/beritasatu)