Polairud Ingatkan Bahaya Bom Ikan
Polres Tual menegaskan penggunaan bom ikan maupun bahan kimia dalam aktivitas penangkapan ikan dapat merusak ekosistem laut dan mengancam keberlangsungan sumber daya perikanan.
Karena itu, patroli tidak hanya diarahkan pada penindakan, tetapi juga pencegahan melalui pendekatan kepada para nelayan.
“Patroli laut ini kita mulai rutin lakukan agar memastikan aktivitas nelayan aman, serta mengantisipasi tindak pidana penggunaan bom ikan di perairan Dullah Laut,” kata Husinjaya.
Selain menyampaikan larangan penggunaan alat tangkap berbahaya, personel Polairud juga mengingatkan nelayan mengenai keselamatan saat melaut.
Nelayan diminta memastikan kelengkapan keselamatan sebelum beraktivitas di laut serta tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca buruk.
“Kita melakukan aktivitas di perairan Tual, khususnya Dullah Laut, harus memastikan standar kelengkapan keselamatan dan tak boleh melaut saat cuaca sedang buruk,” jelasnya.
Dari hasil patroli, situasi perairan Dullah Laut dilaporkan aman, lancar dan terkendali. Polisi juga belum menemukan pelanggaran maupun gangguan menonjol selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran personel Polairud di tengah aktivitas nelayan juga mendapat respons positif. Para nelayan disebut menyambut baik patroli tersebut karena memberikan rasa aman saat menjalankan aktivitas di laut.










