Presiden Iran Sebut Para Perusuh Dilatih AS dan Israel, Masjid dan Al-Qur’an Pun Dibakar

oleh -69 views

Porostimur.com, Teheran – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan protes merupakan hak legal rakyat, namun dia menyerukan kepada rakyat untuk menjauhkan diri dari para perusuh yang melakukan kekerasan dan telah dilatih oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel untuk memprovokasi kerusuhan.

Dalam wawancara televisi, Pezeshkian menyoroti tekad pemerintahannya untuk menyelesaikan masalah mata pencaharian yang dihadapi rakyat Iran.

Dia mengatakan pemerintah bertekad untuk memperlakukan semua rakyat Iran berdasarkan keadilan dan memastikan distribusi subsidi yang merata, tanpa memandang jenis kelamin, ras, atau etnis mereka.

Baca Juga: Presiden Trump Telah Dibriefing tentang Opsi AS Menyerang Iran

Kabinet Iran, kata dia, telah mendengar suara keluhan dari para pengusaha dan pedagang pasar setelah protes mereka. Dia menambahkan bahwa para demonstran telah diminta untuk menghadiri pertemuan pemerintah dan menyampaikan kekhawatiran mereka.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Tegaskan Seluruh Proses Seleksi Sekda Taat Aturan dan Mekanisme

“Kami telah mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah mereka dengan segala cara yang mungkin. Itulah mengapa kami mengadakan pembicaraan dengan mereka setiap hari,” kata Pezeshkian, seperti dikutip dari Tasnim News, Senin (12/1/2026).

“Kami menganggap protes rakyat sebagai hal yang sah,” kata presiden, menekankan bahwa pemerintahannya berkewajiban untuk berbicara dengan rakyat. “Kami tidak akan pernah mengabaikan mereka yang menyampaikan kekhawatiran yang sah.”

No More Posts Available.

No more pages to load.