Meski merupakan pemain penting PSG, Dembele hanya menjadi starter dalam 11 dari 34 pertandingan Ligue 1 musim lalu.
Rotasi tersebut memperlihatkan bahwa Luis Enrique tidak hanya mengandalkan sebelas pemain utama.
Strategi itu sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi musim panjang dengan target mempertahankan gelar domestik sekaligus mengejar sejarah di Eropa.
Lens dan Pesaing Baru Siap Mengganggu PSG
Jika PSG tetap menjadi favorit utama, Lens menjadi salah satu tim yang berpotensi memberikan perlawanan paling serius.
Lens finis sebagai runner-up musim lalu dan bahkan sempat cukup lama berada di puncak klasemen sebelum akhirnya PSG kembali mengambil kendali.
Namun, Lens memasuki musim baru dengan perubahan di kursi pelatih.
Pierre Sage meninggalkan klub dan bergabung dengan Crystal Palace. Posisinya kemudian diisi Dino Toppmoeller.
Pergantian tersebut sejauh ini belum mengganggu ambisi Lens.
Bahkan, mereka mampu mengalahkan PSG 1-0 dalam Trophee des Champions pada 16 Agustus 2026, meski harus bermain dengan 10 pemain selama hampir satu jam.
Hasil itu menjadi sinyal bahwa dominasi PSG masih mungkin diganggu.
Persaingan Ligue 1 musim ini juga semakin menarik karena sejumlah klub besar melakukan perubahan di kursi pelatih.
Marseille menunjuk Bruno Genesio, Davide Ancelotti mengambil alih Lille, Filipe Luis dipercaya menangani Monaco, sementara Paris FC menunjuk Liam Rosenior.









