“Anak-anak itu sebenarnya masa depan kita dan masa depan Indonesia. Kalau anak tidak sehat, negara juga tidak bisa sehat. Maka kita konsentrasi pada kesehatan anak,” ujarnya.
Dalam program tersebut, perusahaan memberikan bantuan susu dan makanan bergizi bagi anak-anak. Untuk wilayah Sumatera, perusahaan menyebut telah menyiapkan sekitar 2.000 kaleng susu.
Bantuan tersebut, kata Ji Bae Park, ke depan akan dievaluasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan kandungan gizi yang diperlukan anak.
Pihak perusahaan juga telah berdiskusi dengan tenaga medis, puskesmas dan pemerintah daerah untuk membahas program peningkatan kesehatan anak.
Ia mengakui kebutuhan masyarakat masih cukup besar dan belum seluruhnya dapat dipenuhi melalui program perusahaan. Karena itu, PT GMM berkomitmen meningkatkan perhatian terhadap masyarakat pada tahun mendatang, khususnya di sektor kesehatan dan ekonomi.
“Untuk sementara mungkin masyarakat berpikir bantuan dari perusahaan masih kurang. Tapi saya yakin ke depan, tahun depan perusahaan akan memperhatikan lebih, terutama kesehatan dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain kesehatan, perusahaan juga menjalankan program CSR di bidang pendidikan.
Pada awal Agustus tahun ini, PT GMM menyerahkan bantuan beasiswa kepada 22 mahasiswa asal Bacan yang menempuh pendidikan di Ternate.









