Rahasia Kuba Pertahankan Sistem Kesehatan Gratis meski Diembargo AS

oleh -100 views
Seorang pedagang menjajakan sapu dan pengki di ibu kota Kuba Havana, Kamis, 28 Agustus 2025. (AP/AP)

Namun, Washington berulang kali mengkritik program tersebut, menuding dokter Kuba yang bertugas di luar negeri menerima upah sangat rendah. AS bahkan memberlakukan pembatasan visa bagi pejabat Kuba dan pihak asing yang bekerja sama dalam program medis internasional ini. Tuduhan tersebut ditolak oleh banyak negara penerima manfaat, termasuk Barbados dan Trinidad & Tobago, yang menilai kontribusi Kuba krusial selama pandemi.

Terlepas dari tekanan AS, dokter Kuba tetap teguh dengan prinsip bahwa kesehatan adalah hak asasi manusia, bukan hak istimewa, dan terus menjalankan misi “tidak meninggalkan seorang pun”. (red/beritasatu)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.