Porostimur.com, Pontianak – Kementerian Dalam Negeri mencatat, sampai dengan tanggal 8 Agustus 2022 pukul 18.00 WIB, Maluku Utara menjadi daerah dengan realisasi belanja daerah paling rendah di Indonesia.
Sementara Maluku berada di urutan ketiga terbawah dari 34 provinsi, atau hanya setingkat di atas Papua Barat yang berada di urutan ketiga terbawah dari 34 provinsi di Indonesia.
“Kalau kita lihat dari bawah yang terendah, itu ada Maluku Utara yang baru 19,64 persen, kemudian Papua Barat 21,54 persen, Maluku 21,93 persen, Kalimantan Utara 29,97, Sulawesi Tenggara 30,78, Papua 31,23 dan Kalimantan Barat 31,29 persen,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni, saat menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 10 Agustus kemarin.
Fatoni bilang, dari data tersebut terlihat realisasi belanja sejumlah daerah masih berada di posisi rendah.
“Menjadi perhatian pemerintah, Bapak Presiden, Ibu Menkeu, dan juga Bapak Mendagri sangat concern (akan hal) ini (untuk) mendorong agar belanja daerah ini bisa cepat terealisasi, sehingga bisa mendongkrak ekonomi perekonomian dan juga bisa mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.




