Resmi Gereja St. Yosep Ohoijang, Hanubun: Momen Merajut Tali Kasih Persaudaraan Antar Umat Beragama

oleh -66 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Bupati Maluku Tenggara, Hi M. Thaher Hanubun mengatakan, sebagai putra adat Kei dirinya bangga memiliki gereja yang juga digemari umat dan masyarakat di Maluku Tenggara.

Hal ini disampaikan Hanubun pada kesempatan menghadiri acara peresmian Gereja Santo Yosep Ohoijang, Senin, (14/6/2021).

“Kita semua sebagai Putra Putri adat Kei pasti bangga bahkan banyak orang sangat merasa puas dan akan menjadi cerita dari masa ke masa, kepada generasi kei yang akan datang,” kata Bupati dalam sambutannya.

Hanubun bilang, pemerintah daerah dan masyarakat Malra sangat berterimkasih kepada Yang Mulia Uskup Mandagi Msc yang berkesempatan berkunjung terahir kalinya di Bumi Evav.

Informasi tersebut berdasrakan, Yang Mulia Uskup Mandagi MSC yang sudah ditugaskan untuk menjadi Pimpinan Keuskupan Merauke, sehingga kunjungan kanonik ini merupakan yang terakhir kalinya sebagai administrator Keuskupan Amboina.

Baca Juga  Napi Narkotika, Buronan Lapas Sorong Ditangkap BNNP Malut

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Maluku Tenggara, Kami sampaikan terimakasih kepada Yang Mulia Bapa Uskup Mandagi yang boleh berkesempatan hadir untuk kunjungan kanonik yang terahir kali dan meresmikan gedung Gereja Ohoijang,” ungkap Hanubun.

“Kami juga sangat berterimah kasih kepada umat, masyarakat Ohoijang yang dengan hati mensukseskan pembangunan awal hingga dapat diresmikan gereja ini. Ini suatu kebanggan yang patut diapresiasi,” imbuhnya.

Thaher Hanubun menambahkan, secara pribadi dirinya bangga, dimana kegiatan peresmian Gereja Ohoijang telah menjadi suatu momen merajut tali kasih persaudaraan antar umat beragama dan menjalin silaturahmi anak adat Kei.

”Suatu momentum penting, berharga dan bersejarah, Gereja St. Yosep Ohoijang ini akan menjadi lambang solidaritas dan kolerasi antar umat beragama dan kuatnya kebudayaan suku Kei,” kata Hanubun.

Baca Juga  Pekerja Publik & Lansia di Wilayah Kei Besar Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap II

“Akan kekayaan istimewa yang sudah diberikan Yang Mahakuasa dan menjadi milik kita semua, karena sudah diwariskan ke leluhur kita, dan akan kita wariskan kepada anak cucu kita” ungkapnya.

Sementara itu Yang Muliah Uskup Administrator Keuskupan Amboina dalam kesempatan berbahagi itu juga mengatakan, peresmian Gedung Gereja St. Yosep Ohoijang ini menjadi gambaran jati diri masyarakat Kei yang tetap hidup dalam kebersamaan antar umat beragama.

”Semoga peresmian gereja yang indah ini, bukan menjadi harapan akhir bagi masyarakat Kei, tetapi hendaknya gereja yang megah ini dapat menjadi pemersatu masyarakat Kei dan penduduk di Kei dalam bingkai persaudaraan Ain ni Ain,” katanya.

Menutup pembicaraannya, Uskup Mandagi mengatakan, gereja lahir dari persatuan antara agama, adat dan pemerintah, sehingga kekuatan antar umat beragama itu ditopang oleh Kuasa Tuhan Yesus yang dapat menciptakan segala sesuatu menjadi istimewah bagi sesama.

Baca Juga  Kodim 1509/Labuha Gelar Upacara Corps Raport Pindah Satuan

”Maka Saya secara pribadi mengharapkan umat Katolik dapat menjadikan Gereja Santo Yosep sebagai gambaran dalam melakukan kebaikan, kelembutan dan saling menghormati antar sesama, di bumi Evav tercinta ini” ucap Yang Muliah Uskup Mandagi MSC. (marlon)

No More Posts Available.

No more pages to load.