“Dokumen ini bukan sekadar rencana administratif, tetapi merupakan manifestasi komitmen politik dan moral pemerintah daerah bersama DPRD untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Halbar secara berkelanjutan,” tegas Djufri.
Ia menjelaskan bahwa proses pembahasan RPJMD merupakan ruang sinergi yang produktif antara eksekutif dan legislatif. Kritik, saran, dan catatan dari DPRD menjadi bagian penting untuk memperkaya substansi dokumen agar lebih realistis, adaptif, dan berpihak kepada rakyat.
“Kami bertekad meneguhkan semangat transformasi pembangunan daerah dari pertumbuhan menuju pemerataan, dari ketergantungan menuju kemandirian, serta dari eksploitasi sumber daya menuju keberlanjutan ekologi dan kesejahteraan sosial,” imbuhnya.
Menuju Pembangunan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan
Djufri menambahkan bahwa arah pembangunan Halmahera Barat lima tahun ke depan akan difokuskan pada penguatan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penciptaan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, mari kita jadikan RPJMD ini sebagai kompas pembangunan Halmahera Barat menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya. (Asirun Salim)









