Sambut Seaweed Village di Malra, Bupati Minta Dukungan Pemprov Maluku

oleh -28 views
Link Banner

Porostimur.cok | Langgur: Hikmah di balik pandemi Covid-19 telah menjadikan Kabupaten Maluku Tenggara sebagai daerah tangguh.

Hal ini bukanlah sebuah khayalan, sebab faktanya, sejak pandemi, Malra bangkit dengan sebuah gerakan berkebun dan berhasil meraih award dari pemerintah pusat selama dua tahun berturut-turut, terhitung sejak tahun 2019 dan 2020.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, usai pelaksanaan doa syukuran Vee Kes Yang, Senin (30/8/2021).

“Keberhasilan yang diraih Malra saat ini, bukanlah usahanya bahkan kehebatan saya sendiri, melainkan ada juga dua orang yang memiliki tangan trampil. Selain itu dorongan dari Gubernur Maluku, TNI dan Polri serta para awak media yang ikut pula membantu memberitakan,” ujar Hanubun.

“Munculnya gagasan Vee Kes Yang ini, jelasnya terlahir dari ide saya selaku pemimpin. Ide itu kemudian dikonsultasikan dengan Dinas Pertanian dan dinas lain serta didukung penuh oleh seluruh ASN lingkup Pemda Malra, dan Alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Baca Juga  Gandeng Paguyuban Sinar Mas dan Keluarga Rimbawan, JMSI Sumsel Gelar 1000 Vaksin

Hanubun bilang, Vee Kes Yang sendiri, awalnya adalah sebuah gerakan berkebun, sebagai motivasi bagi seluruh masyarakat untuk berkebun. Dan hingga kini, luas lahan yang digarap sebesar 48 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Langgur.

“Sesuatu yang terlahir di era reformasi, tentu muai berbagai kritikan, itu sah sah saja. Tapi saya berharap munculnya sebuah kritikan harus dibaringi dengan solusi,” pinta Hanubun.

Harapan ini bukan hanya bagi masyarakat umum saja melainkan OPD dalam lingkup Pemda Malra, harus memberi kritikan, namun juga dengan solusi karena perbedaan adalah aset untuk mengintrospeksi diri agar lebih baik lagi,” sambungnya.

Hanubun menambahkan, pada tahun 2021 ini, Pemkab Malra berencana akan menyerahkan sebagian lahan Vee Kes Yang bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah Watdek, Ohoijang dan Ohoi Langgur yang ingin berkebun, dan sebagian lagi tetap akan terus dikelola oleh Pemda Malra sendiri sebagai acuan terus-menerus mendorong upaya berkebun bagi mayarakat Kota Langgur.

Baca Juga  Pemkab Malra Luncurkan e-lapor malra

Hanubun mengaku, pada tahun 2022 nanti Pemda Malra akan memacu gerakan baru yang di kenal dengan Seaweed Village atau kampung Rumput Laut.

Program ini menurutnya, sedang digarap oleh Manteri Kemaritiman Kemenalves dengan Pemda Malra, hal ini guna menindak lanjuti penetapan Malra sebagai Kampung Rumput Laut oleh pemerintah pusat.

Untuk itu selaku Bupati, Hanubun sangat berharap dukungan penuh pemerintah Provinsi Maluku dalam mendorong suksesnya proram Seaweed Village di Kabupaten Malra. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.