Kendati demikian, dalam live streaming Emola, ada sebuah akun yang mengatasnamakan Ambon Music Official (AMO) memberikan statement mendukung Emola dengan lagunya yang telah menjadi polemik, bahkan menilai bahwa mereka yang menolak karya Emola tersebut, adalah orang – orang yang berpikiran sempit.
Menanggapi hal ini, Walikota Ambon, menegaskan, bahwa AMO tidak memiliki kaitan dengan cipta – mencipta lagu, karena tugas AMO adalah mengakomodir, mengatur kebijakan strategis dalam pengembangan Ambon sebagai kota musik.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Bagian Hukum serta Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, akan melapor ke pihak berwajib, untuk menelusuri siapa yang bertanggungjawab atas penggunakan akun AMO di live streaming Emola.
Pemerintah dan masyarakat Kota Ambon, ujar walikota, memberikan apresiasi, kepada Emola dan musisi lainnya agar tetap menghasilkan karya yang berkualitas. Namun ia meminta agar para musisi dapat mempertimbangkan nilai etika, moral dan kultural yang hidup di masyarakat.
“Kita berikan apresiasi kepada bung Emola yang sudah minta maaf, saya yakin Emola sama sekali tidak ada tendesi, hanya mengungkapkan isi hatinya secara spontan lewat lagu, dan sudah inisiatif tidak menyebarkan karya itu lagi di youtube,” tandas Walikota. (alena/agi)










