Porostimur.com | Bitung: Di tengah penanganan kasus pendemi Covid – 19 yang penyebarannya semakin meluas, perbedaan politik di Kota Bitung justru semakin memanas, Sabtu (11/4/2020).
Pasalnya, baliho Wakil Wali Kota Bitung, Ir Maurits Mantiri SE yang terpampang di Menara Eifel dicopot Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bitung.
Pencabutan baliho berukuran 2×3 cm bertuliskan “Teman, Sobat, Kenalan, Bolehkah Kita Sementara Behenti Berbicara Politik, Fokus di Pencegahan COVID-19”, akhirnya menunai kontroversi.
Mengutip berita komentar.co.id, dari pernyataan salah satu petugas Sat Pol Kota Bitung, Vera Kansil mengatakan, pencabutan baliho dilakukan atas petunjuk Kasat Pol PP dan Kabag Protokol, dengan alasan penertiban.
Menurutnya, baliho akan mereka rapikan, dipasangkan bingkai kayu dan kemudian akan dipasang ditempat yang lain. Namun, sampai detik ini belum ada kejelasan dimana baliho itu akan mereka tempatkan.
Pencopatan baliho yang dilakukan Sat Pol Kota Bitung itu pun mendapat kritikan dari personil LSM Lembeh Bersatu, Muzakir Pollo Boven.
“Pencabutan baliho seharusnya tidak dilakukan karena itu merupakan himbauan Pemerintah Kota Bitung yang notabene beliau masih menjabat Wakil Wali Kota Bitung yang aktif”, kata Boven.




