SDN 16 Fena Leisela Kabupaten Buru Gelar Sawat Literasi

oleh -216 views

“Pendidikan bukan sepenuhnya tanggung jawab namun juga membutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat olehnya itu dalam kegiatan ini sangat direspon baik oleh stacholder demi merawat sumber daya manusia yang ada,” kata dia lewat keterangan tertulisnya pada, Kamis (8/9/2022).

“Saya berharap kita jadikan kesolidan sebagai dasar membangun pendidikan di negri-negri apalagi daera-daera terpncil seperti ini,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Dahlan Kabauw, S.Pd, dalam sabutan sekaligus membuka kegiatan Sawat Literasi, mengatakan, kegiatan-kegiatan ini tentu sangat bermanfaat dalam mengembangkan potensi peserta didik, sebab Indonesia ini memilik berbagai keanekaragaman yang harus ditata apalagi Maluku dan Pulau Buru pada kususnya sebab soal budaya dalam dunia sekarang sudah mulai puna yang harus direvitalisasi jangan sampai hilang.

Baca Juga  Pengunduran Diri Nanik S Deyang dan Skandal Korupsi MBG

Lanjut Dahlan, saya sangat berterima kasi kepada kepala sekolah SD Negeri 16 Fena Leisela yang memiliki semangat tinggi untuk menjawab tujuan pendidikan.

Kepala SDN 16 Fena Leisela Iksan Rumaru S,Si, dalam sambutannya mengatakan, yako geba mengen mo yako geba tanah buru terkusus yako geba wansar, karena Seram tu Buru duhapu tu kaiwae, sebab rahe otoneten na Wansar yang yak pehe, sebab wae otoneten na Wansar yang yaku ino, sebab udara otoneten na yang yaku hirup.jadi yako geba Wansar. Beta bukan tamu disini beta tu orang Buru terkusus lagi orang Wansar. Karena Seram dengan Buru itu diikat dengan tali persaudaraan sebab tanah di negri yang dipijaki, sebab air di negeri ini yang diminum sebab udara di negeri ini yang dihirup, jadi mana mungkin beta itu orang lain.