Porostimur.com, Denpasar – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia Timur Gelombang II yang digelar di Kuta, Bali, pada 23–25 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Partai Golkar memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas kader legislatif, serta mematangkan persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Dalam pemaparannya, Sarmuji menekankan pentingnya kemampuan kader dan politisi dalam membaca situasi politik serta memahami momentum dalam menentukan langkah dan mengambil keputusan.
“Seorang politisi yang tidak memahami konteks dan momentum pasti akan tersesat langkahnya dan salah mengambil keputusan,” ujarnya, dikutip dari SindoMakassar.
Sarmuji juga menyoroti perubahan orientasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang, menurutnya, kini lebih berorientasi pada ketahanan rakyat dan kepentingan sosial dibandingkan dominasi kepentingan oligarki.
Menurut dia, kader Golkar perlu memahami dinamika tersebut dan menyesuaikan pendekatan politik agar partai tetap relevan serta mampu hadir di tengah masyarakat.









