Sekjen NATO: Barat Harus Bersiap untuk Perang Jangka Panjang

oleh -93 views
Tank Ukraina berlatih di wilayah negara itu. Foto/REUTERS

Porostimur.com, Brussels – Negara-negara Barat harus bersiap menghadapi “perang panjang” di Ukraina, menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg pada Minggu (17/9/2023).

Meski mengaku menginginkan “perdamaian cepat” di Ukraina, Stoltenberg bersikeras dia tetap mendukung tujuan Presiden Volodymyr Zelensky untuk meraih kemenangan militer atas Rusia.

“Sebagian besar perang berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan saat pertama kali dimulai,” ungkap Stoltenberg dalam wawancara dengan grup media Funke Jerman.

Dia menjelaskan, “Oleh karena itu kita harus mempersiapkan diri untuk perang jangka panjang di Ukraina.”

Menurut laporan media selama dua bulan terakhir, para pejabat dan perencana militer Barat telah mengakui serangan balasan Ukraina terhadap pasukan Rusia kemungkinan besar tidak akan berhasil, sehingga sebagian besar garis depan tidak berubah ketika musim dingin tiba.

Baca Juga  Gelombang Aksi Mahasiswa Menguat, Dinilai Bangkitkan Nuansa Reformasi 1998

Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, Ukraina telah kehilangan lebih dari 71.000 tentara sejak serangan balasan dimulai pada Juni.

Meskipun tingkat pengurangan jumlah pasukan sangat besar, dengan beberapa unit kehilangan 90% tenaga manusia mereka, menurut sumber Ukraina, Stoltenberg bersikeras NATO akan terus mendorong solusi militer, bukan solusi diplomatik.