Sekolah Paralegal Muhammadiyah di Maluku Utara Resmi Ditutup

oleh -358 views

“Kader-kader muda Maluku Utara perlu terus meningkatkan kapasitas dan solidaritas insani serta ekologis untuk membangun tata kehidupan yang lebih adil dan lestari. Tanpa keberlanjutan sumber daya alam, kekayaan hanya akan menjadi petaka di masa depan,” tegasnya.

Penutupan dan Harapan Keberlanjutan

Acara penutupan berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta. Sertifikat juga diserahkan kepada PWM Maluku Utara sebagai bentuk penguatan kelembagaan di tingkat wilayah.

Dengan berakhirnya Sekolah Paralegal Maluku Utara, para kader yang telah dibekali pemahaman hukum dan keterampilan advokasi diharapkan dapat berkontribusi aktif membantu penyelesaian persoalan hukum di masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sadar hukum dan berkeadilan.

Baca Juga  Komnas HAM Kecam Tewasnya 12 Warga Sipil di Distrik Kembru, Desak Evaluasi Operasi TNI

Dalam penutupan kegiatan, Alfian Djafar menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut, termasuk Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Maluku Utara, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Lazismu, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan. (red)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.