“Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas” World Premiere di Locarno

oleh -38 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas akan world premiere di Locarno Film Festival 2021, ajang festival film tertua yang digelar setiap Agustus di Swiss. Film yang diadaptasi dari novel Eka Kurniawan ini dibintangi oleh Marthino Lio (Ajo Kawir), Ladya Cheryl (Iteung), dan Sal Priadi (Tokek).

Disutradarai oleh Edwin, film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas bercerita tentang Ajo Kawir, seorang jagoan yang tak takut mati. Hasratnya yang besar untuk bertarung didorong oleh sebuah rahasia — dia impoten. Ketika berhadapan dengan seorang petarung wanita tangguh bernama Iteung, Ajo babak belur hingga jungkir balik. Kemudian, dia pun jatuh cinta. Akankah Ajo menjalani kehidupan yang bahagia bersama Iteung dan, pada akhirnya, berdamai dengan dirinya?

Baca Juga  Harga Beras Antarpulau di Kota Ambon Masih Normal

Film panjang kelima Edwin ini akan berkompetisi di program paling bergengsi, yaitu Concorso internazionale (kompetisi internasional) untuk memperebutkan hadiah utamanya, Golden Leopard. Tahun ini festival akan berlangsung pada 4—14 Agustus 2021.

Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas World Premiere di Swiss
Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas World Premiere di Swiss Via Istimewa

Dalam festival tahunan ini, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas turut berkompetisi dengan film terbaru Ethan Hawke berjudul Zeros and Ones. Tahun ini, film terbaru dari John David Washington dan Alicia Vikander berjudul Beckett akan menjadi film pembuka Locarno Film Festival 2021. Di tahun-tahun sebelumnya, film Quentin Tarantino, Kiyoshi Kurosawa, Spike Lee, Ken Loach sampai Paul Greengrass juga pernah tayang di festival yang disebut sebagai festival terbaik di musim panas.

Film yang judul internasionalnya Vengeance is Mine, All Others Pay Cash ini merupakan kerja sama antara Indonesia, Singapura, dan Jerman. Diproduseri oleh Palari Films dengan Ko-Produser Singapura yaitu Phoenix Films dan E&W Film; sedangkan Ko-Produser Jerman yaitu Match Factory Productions dan sutradara Fatih Akin melalui rumah produksinya Bombero Internasional. Didukung oleh Produser Eksekutif yaitu Natasha Sidharta & Kaninga Pictures, keduanya dari Indonesia.

Baca Juga  Dalami 15 Terperiksa, KPK Kantongi Nama Sejumlah Politisi dan Pejabat

Semoga saja, film ini meraih kesuksesan di ajang internasional tersebut, ya. Lalu, bisa tayang di bioskop-bioskop Indonesia.

(red/kincir)

No More Posts Available.

No more pages to load.