Sementara itu, Belanja Barang dan Jasa tercatat sebesar Rp19,06 miliar. Adapun Belanja Lainnya mencapai Rp2,10 miliar, dan Belanja Modal yang berkaitan dengan pembangunan fisik baru terealisasi sebesar Rp1,54 miliar.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa belanja yang bersifat produktif dan berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur masih relatif kecil dibandingkan belanja rutin.
Dorongan Percepatan di Triwulan Berikutnya
Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat realisasi anggaran pada triwulan berikutnya agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal. Percepatan ini penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.
Dengan sisa waktu yang ada, efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran menjadi kunci agar APBD benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Maluku Tenggara. (red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









