Konsolidasi dan Kaderisasi Jadi Kunci
Ia menekankan bahwa kebangkitan Golkar merupakan keniscayaan yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.
Umar mendorong penguatan konsolidasi organisasi, perbaikan sistem kaderisasi, serta pembangunan komunikasi politik yang lebih menyentuh dan berangkat dari empati, bukan sekadar strategi.
“Kita tidak boleh larut dalam nostalgia kemenangan masa lalu. Kita harus menulis kemenangan baru dengan kerja, dengan karya, dan dengan ketulusan pengabdian,” katanya.
Spirit Maren dan Ain ni Ain
Dalam konteks lokal, Umar mengangkat nilai-nilai kearifan masyarakat Kota Tual seperti falsafah Maren yang mengedepankan gotong royong, persatuan, musyawarah, dan mufakat.
Ia juga menyinggung filosofi Ain ni Ain yang menegaskan persaudaraan sebagai fondasi utama dalam kehidupan sosial masyarakat Maluku.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan jati diri Partai Golkar sebagai kekuatan yang menjunjung tinggi kebersamaan.
“Mari kita rapikan barisan, perkuat soliditas, dan teguhkan komitmen bahwa Partai Golkar akan selalu hadir, bekerja, dan mengabdi untuk rakyat di Bumi Larvul Ngabal yang kita cintai,” pungkasnya. (Megarivera Renyaan)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









