Porostimur.com, Kiev – Dalam ketakutan perang melarang Rusia, para wanita Ukraina tidak kehilangan selera humornya.
“Setelah mengalahkan pasukan Rusia, kami akan liburan ke Krimea,” begitu ditegaskan sejumlah wanita Ukraina yang sudah mengangkat senjata.
Seperti diketahui, Krimea adalah wilayah Ukraina di Laut Hitam yang dicaplok Rusia pada tahun 2014.
Para wanita Ukraina terpanggil mengangkat senjata, karena anak-anak mereka banyak yang tewas terkena serangan pasukan Rusia.
Sudah ribuan wanita Ukraina mengikuti pelatihan senjata untuk belajar cara menembakkan senapan serbu AK-47.
Pejabat Ukraina mengeluarkan foto beberapa tentara wanita di unit garis depan untuk menandai Hari Perempuan Internasional.
Seseorang, yang telah bertugas di wilayah timur yang dilanda pertempuran mengatakan kepada The Sun: “Tentu saja wanita benar-benar berada di garis depan di seluruh timur Ukraina.”
“Mereka bertarung bersama laki-laki dan melihat aksi pertempuran sepanjang waktu,” tuturnya.
Di Lviv di ujung barat, wanita seperti Kate Matchyshyn yang berusia 33 tahun tidak pernah bermimpi untuk bergabung dengan Angkatan Darat.
Dia belajar pelatihan senjata dasar termasuk cara menembakkan, mengisi ulang, dan membersihkan AK-47.





