Posisi Hilal Sudah di Atas Ufuk
Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00.55 WIB. Saat rukyat dilakukan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan sudah berada di atas ufuk.
Ketinggian hilal berkisar antara 3 derajat 37 menit 51 detik hingga 6 derajat 54 menit 23 detik, dengan sudut elongasi antara 8 derajat 58 menit 23 detik hingga 10 derajat 36 menit 52 detik.
Kondisi ini secara astronomis membuka peluang hilal dapat teramati, meskipun tetap bergantung pada kondisi cuaca di masing-masing lokasi pengamatan.
Enam Titik Pemantauan di Maluku
Di wilayah Maluku, pemantauan hilal akan dilakukan di enam titik strategis yang tersebar di beberapa kabupaten/kota, yakni:
- Karpan, Ambon
- Lantai 2 Kantor BMKG Kabupaten Kepulauan Tanimbar
- Desa Ngilngof, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara
- Puncak Kalipassa, Desa Eti, Kecamatan Seram Bagian Barat
- Dusun Misa, Desa Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah
- Gunung Salabung, Desa Waplauw, Kabupaten Buru
Menurut Arsad, pengamatan dilakukan secara luas mulai dari observatorium, pantai, rooftop gedung, hingga lokasi-lokasi strategis lainnya guna memastikan hasil rukyat semakin akurat.
“Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” ujarnya.
Hasil rukyatul hilal dari seluruh titik tersebut nantinya akan menjadi bahan utama dalam sidang isbat untuk menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara resmi di Indonesia.










