Demikian juga, ketika jiwa seorang manusia atau sebuah bangsa, jika mengalami korosi atau berkarat, maka sebagaimana besi yang berkarat, jiwa dari manusia atau bangsa tersebut otomatis akan tumpul dengan sendirinya.
Namun, jika ditempa hingga menemukan kembali kemurnian jiwanya yang hilang, yang menjadi jati dirinya, maka akan bangkit dan memancar kembali kekuatan energi dari dalam dirinya.
Tidak sedikit dari bangsa di dunia yang dilengkapi secara sempurna oleh anggota badan dan ruh yang membuatnya hidup. Bangsa tersebut mempunyai wilayah kekuasaan yang sangat luas, jumlah penduduk yang banyak, serta sumber daya alam yang melimpah.
Namun, sayangnya tak sedikit dari bangsa tersebut yang tak mempunyai kapasitas jiwa yang membentuk karakter kepribadiannya. Akibatnya, nasib bangsa tersebut justru jatuh menjadi perkakas dan budak yang dieksploitir oleh bangsa lain.
Reinkarnasi dalam Wujud Baru
Jika oleh berbagai sebab, kapasitas jiwa dan raganya sudah tak lagi layak huni. Ketika ruh yang menghidupkan bangsa tersebut dapat tercerabut, pergi meninggalkan jiwa dan raganya dalam wujud dan bentuk yang lama. Maka, runtuh dan sirnalah peradaban bangsa tersebut dari muka bumi.
Kita dapat mengambil contoh pelajaran terkait runtuh dan sirnanya peradaban sebuah bangsa, yaitu dengan memotret periode akhir kekaisaran Majapahit. Ketika itu, ruh dari imperium besar itu tercerabut meninggalkan jiwa dan raganya,









