Soal Jalur Alternatif Keluar-Masuk Kota Ambon, KNPI Maluku Dukung Kapolda

oleh -161 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Ketua KNPI Maluku Abdussalam Hehanussa mendukung inisiatif Kapolda Irjen Lotharia Latif tentang perlunya ada jalan alternatif bagi keluar dan masuk kendaraan di Kota Ambon.

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, Kapolda Maluku mengatakan kemacetan lalu lintas kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Ambon, akibat jumlah kendaraan yang terus bertambah, tidak sebanding dengan panjang ruas jalan.

Hal itu disampaikan menyusul hasil rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Patuh Salawaku 2022 yang berakhir Minggu (26/6/2022), menitik beratkan pada kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi.

“Mobilitas volume kendaraan yang semakin tinggi, salah satunya menunjukkan ekonomi membaik tapi di sisi lain kapasitas jalan yang tidak bertambah, sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas,” kata Kapolda, Senin awal pekan ini.

Kapolda bilang, sudah waktunya untuk buat terobosan jalan alternatif sehingga kemacetan dan kesemrawutan kota bisa ditata dengan baik dan tercipta kelancaran lalu lintas baik manusia, kendaraan dan barang.

Baca Juga  Dua Ekor Cumi Raksasa Muncul di Pantai Desa Kawasi Obi Halmahera Selatan

Kapolda bahkan siap membantu untuk mewujudkan terwujudnya jalur alternatif khususnya untuk keluar dan masuk kota Ambon.

Atas inisiatif Kapolda tersebut, Hehanussa mengatakan, KNPI sangat mendukung dan mengapresiasinya.

Menurut dia, dalam lima tahun kedepan, Kota Ambon akan mengalami kemacetan parah. Bahkan saat ini pun sudah sangat macet.

Hehanussa bilang, sudah waktunya dibuat terobosan jalan alternatif sehingga kemacetan dan kesemrawutan kota bisa ditata dengan baik dan tercipta kelancaran lalu lintas baik manusia, kendaraan dan barang.

“Pada jam-jam tertentu itu biasanya terjadi kemacetan, terutama di Batu Merah, ini karena tidak ada jalan alternatif, jadi harus ada jalan alternatif, ujarnya, Selasa (28/6/2022).

Hehanussa menambahkan, jumlah kendaraan di Kota Ambon semakin hari semakin meningkat. Sementara itu, jalur masuk dan keluar kota bertajuk manise itu hanya satu, sehingga akan terjadi kemacetan yang begitu besar di lima tahun yang akan datang. (Kahar)

Baca Juga  Pemerintah ‘Serius’ Garap LIN di Maluku, ini Bocoran Lokasinya

No More Posts Available.

No more pages to load.