Stavoren

oleh -44 views

Pedagang-pedagang dan kapal-kapal dari Friesland berperan penting sebagai pemasok gandum untuk Holland (misalnya untuk Amsterdam di Holland utara dan Den Haag di Holland selatan).

Konon, Stavoren sempat dianggap sebagai pintu gerbang ke Friesland. Karena letaknya di perbatasan di antara Holland dan Friesland, dalam berbagai perang di antara kedua daerah itu, Stavoren pernah memilih berpihak pada Holland; namun dalam peperangan lain, warga kota itu memilih pihak Friesland. Tetapi sekarang, Stavoren jelas bangga dengan identitasnya sebagai sebuah kota di provinsi Friesland.

Dusun-dusun dan kota di Friesland terbelah-belah oleh sungai-sungai kecil dan kanal. Hampir semua rumah dibangun di tepian air, seperti di Palembang zaman dulu.

Baca Juga  Lawan Fulham, The Gunners Uusung Misi Perlebar Jarak dari City

Di Friesland, halaman depan setiap rumah ada di darat, dengan mobil dan sepeda terparkir di dekat pintu. Halaman belakang ada di tepian sungai dengan dermaga kecil untuk kapal atau perahu.

Yang membuatku terkagum-kagum adalah kerapian dan keasrian halaman depan maupun belakang setiap rumah itu. Air sungai begitu bersihnya! Teratai tumbuh di mana-mana. Ini menandakan bahwa airnya bersih.

Alangkah beda dengan sungai-sungai di Palembang. Di kotaku itu, rumah dibangun di atas tiang dan garang (dapur) letaknya di atas air. Praktis. Sampah dapur tinggal dibuang ke sungai dan semua itu akan dibawa mengalir ke laut.