Stavoren

oleh -45 views

Duluuuuuu sekali, mungkin, sampah yang dibuang ke sungai masih dapat di’olah’ oleh alam: daun pisang pembungkus bahan makanan hancur oleh air sebelum sampai ke laut; sisa makanan berupa nasi, tulang ikan, sisa sayur habis dimakan ikan dan orang Palembang minum air hangat atau teh atau kopi dari gelas.

Tetapi sekarang, bahan makanan dari pasar dibawa dalam kantong-kantong plastik, orang haus minum Aqua botol atau gelas dan banyak orang yang laper-laper-ngga memuaskan nafsu ngemilnya dengan merebus mi instan yang terbungkus mangkok stirofom atau plastik. 🙁

Plastik. Lebih abadi daripada cinta. (*)