Porostimur.com, Teheran — Kabar duka kembali menyelimuti Iran. Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, istri dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026).
Berdasarkan laporan kantor berita Tasnim dan media pemerintah Iran, Mansoureh mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang diderita dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran akhir pekan lalu.
Serangan tersebut sebelumnya dikonfirmasi menewaskan Ali Khamenei serta sejumlah anggota keluarga dekatnya.
Sempat Koma Sejak Serangan
Media pemerintah Iran menyebutkan, Mansoureh sempat berada dalam kondisi koma sejak serangan udara besar-besaran yang dimulai pada Sabtu (28/2/2026).
“Ia dilaporkan telah koma sejak serangan udara dimulai pada hari Sabtu,” tulis media pemerintah Iran dalam rilis resminya.
Serangan terkoordinasi yang menargetkan sejumlah objek strategis di Teheran itu disebut sebagai salah satu eskalasi konflik paling signifikan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.
Kematian Mansoureh menambah daftar korban dari lingkaran dalam kepemimpinan tertinggi Iran. Pemerintah Iran telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk menghormati para tokoh yang wafat.









