Tahun 2021 Dekot Ternate Berencana Sahkan Perda Pelabuhan Penumpang Lokal dan Analisis Dampak Lalu Lintas

oleh -15 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, bersama dengan Fakultas Hukum Unkhair Ternate, membahas naskah akademik dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yakni Ranperda Pelabuhan Penumpang Lokal, dan Ranperda Analisis Dampak Lalu Lintas.

Anggota Komisi I DPRD Kota Ternate dan inisiator Perda, Yamin Rusli saat diwawancarai, Selasa (1/12/2020) mengatakan, Perda Pelabuhan Penumpang Lokal, dan Analisis Dampak Lalu Lintas sangat penting untuk Kota Ternate.

Terkit dengan Analisis Dampak Lalu Lintas selama ini yang dikeluarakan oleh Dishub hanya bersifat formalitas, karena Kota Ternate saat ini banyak dilakukan pembangunan gedung baru, untuk itu harus diantisipasi sebab ada berapa titik pada jam-jam tertentu mengalami kemacetan.

Baca Juga  Muhammad Hasan Bay Dirikan Tenda Disinfektan Cegah Penyebaran Covid-19 di Ternate

“Perda Analisis Dampak Lalu Lintas itu sangat penting karena Ternate adalah kota yang harus diantipasi kemacetan kedepan, apalagi dengan hadirnya ritel modern seperti Indomaret dan Alfamidi, karena persyaratan harus mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta Analisis Dampak Lalu Lintas,” jelasnya.

Lanjutnya, sedangkan terkait dengan Pelabuhan Penumpang Lokal sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pungutan Daerah, pemerintah kabupaten dan kota punya kewenangan untuk mengelola pelabuhan tersebut, seperti pelabuhan Dufa Dufa, Batang Dua dan lainnya, itu dikelola oleh Pemkot Ternate.

“Selama ini belum ada regulasi yang mengatur terkait dengan Pelabuhan Penumpang Lokal, makannya DPRD berinisiasi untuk bahas dua Ranperda itu, karena sudah masuk dalam tahapan APBD 2021 maka nanti disahkan di tahun depan yakni di bulan Februari atau Maret,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan kemampuan tempur, Yonif 733 Raider gelar Latihan ancab

Tahapan selanjutnya nanti disampaikan kepada pimpinan DPRD dan akan dibentuk Pansus untuk membahasnya, tinggal internal akan melihat draf Ranperdanya setelah itu baru dilakukan muatan materinya dan perlu dilakukan pembobotan lebih lanjut.

Dirinya juga menambahkan Komisi I kedepan juga akan menginisiasi terkait Ranperda Penataan Pasar Rakyat dengan Ritel Modern, karena sekarang hadirnya Indomaret dan Alfamidi yang begitu banyak di Kota Ternate, perlu juga ada Ranperda terkait itu karena sesuai dengan Permendagri dan Perpres di kabupaten kota itu harus mengatur jarak dan lainnya. (alfian)