Porostimur.com, Ambon – Bencana alam erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (4/12/2021) pekan lalu menyita perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya, datang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Panglima TNI, Jendral TNI Andika Perkasa dalam kunjungannya ke Ambon (9/12/2021) mengatakan, terkait kasus bencana alam Gunung Semeru pihaknya sudah dikerahkan ke lapangan sekitar 820 personil.
“Di Lumajang, untuk bencana Gunung Semeru kita ada sekitar 820 personil. Itu dari angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara,” ujarnya
Mantan kepala staf TNI Angkatan Darat itu mengatakan, personil yang dikirimkan ke lapangan memang jumlahnya terbatas, dengan jumlah demikian bukan berarti dari pihak TNI tidak membantu namun disesuaikan dengan luas wilayah pencarian di lapangan.
“Selain personil tadi, yang lebih penting adalah tim medis. Kami juga turunkan tim medis, tim medis ini dari angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara,” terangnya
“Pos kesehatan saja, kami menggelar ada sekitar 16 pos, pos kesehatan yang sifatnya lapangan karena rumah-rumah sakit bahkan RSUD di Pasirian masih berfungsi, karena ini bukan gempa seperti di Mamuju Sulawesi Barat,” pungkasnya. (akib)










