Sebagai bakal calon Wali Kota Tidore, Sartono menilai, Syamsul Rizal Hasdy tidak layak dijadikan sebagai pemimpin masa depan.
“Warga Oba harus sadar dan buka mata, harus hafal betul orang ini (Syamsul Rizal). Dia lupa kalau memuntum 2024 sudah depan mata,” kecam Sartono.
Bakal Calon Wali Kota Tikep, Syamsul Rizal Hasdy saat dikonfirmasi, mengakui, yang disampaikan dalam vidio itu, durasinya hampir 40 menit dan dipotong, lalu diframing.
“Pembahasan vidio itu, terkait strategi pembangunan Tidore dan Oba ke depan dalam perspektif ekonomi modern, dan Tidore sebagai kota peradaban. Video yang dipotong itu, adalah kata candaan guyon dan tidak dalam arti rasis dll,”ucapnya.
Bahkan, MSR menjelaskan, tadi pagi hingga siang ia sudah melakukan klarifikasi dan meluruskan, terkait video yang tersebar itu.
Setelah melakukan klarifikasi dan meluruskan pernyataannya, Syamsul bilang dia juga telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka ke publik.
“Statement dalam pidato saya itu, bukan dalam arti negatif tetapi adalah sebuah motivasi kita dalam niat dan tujuan bersama membangun Tidore dan Oba ke depan,” tuturnya.
Menurutnya, pembangun Tidore dan Oba, diibaratkan seperti membangun Mekah dan Jeddah, bagaimana memposisikan Oba sebagai Kota yang kedepan harus dibangun mengikuti perkembangan zaman, yang modern dan plural.









